Virtual Reality
Istilah
Asal istilah Realitas maya tidak-pasti. Pengembang
realitas maya Jaron Lanier mengakui bahwa ia menggunakan istilah itu pertama
kali. Suatu istilah terkait digunakan oleh oleh Myro Krueger, "kenyataan
tiruan", telah digunakan sejack 1970s. Konsep tentanf Realitas maya telah
dipopulerkan media masa melalui film seperti Brainstorm dan Lawnmower
man (dan yang lain di bawah ini), dan riset banyak berkembang di tahun 1990an
telah termotivasi pada sebagian oleh buku yang nonfiksi Realitas maya
oleh Howard Rheingold. Buku yang menjelaskan perihal realitas maya
membuatnyalebih dapat dimengerti penggemar dan peneliti dengan pengethuan
teknis yang lebih sedikit, dengan suatu dampak yang serupa dengan bukunya yang
lain Masyarakat Maya yang dipakai oleh riset berkaitan masyarakat maya.
Virtual reality adalah teknologi yang
memungkinkan seseorang melakukan simulasi terhadap suatu objek nyata dengan
menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi (3-D)
sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik. Sistem seperti ini
dapat digunakan untuk peramu obat, arsitek, pekerja medis, dan bahkan orang
awam untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang meniru dunia nyata. Sebagai
contoh, pilot dapat menggunakan sistem virtual reality untuk melakukan
simulasi penerbangan sebelum melakukan penerbangan yang sesungguhnya.
Virtual reality juga digambarkan dalam
film seperti Congo. Pada film tersebut, Ami (sang Gorila) menggunakan bahasa
tanda dan sarung tangan (glove) virtual reality untuk
berkomunikasi dengan manusia.
Peranti Virtual Reality
Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia
nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove,
headset, dan walker. Glove adalah peranti masukan yang
dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual
reality. Headset adalah peranti yang berfungsi untuk memonitor
gerakan kepala. Selain itu, peranti inilah yang memberikan pandangan lingkungan
yang semu kepada pemakai sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata.
Walker adalah peralatan yang dimaksudkan untuk memantau gerakan kaki. Peralatan
ini dapat digunakan untuk mengatur kaki pemakai agar merasakan beban seperti
kalau melangkah dalam dunia nyata. Sebagai contoh, kaki akan terasa berat untuk
melangkah ketika pemakai sedang menghadapi dunia semu berupa rawa atau medan
berlumpur.
Cara Kerja Virtual Reality
Cara kerja sistem virtual reality pada
prinsipnya adalah seperti berikut. Pemakai melihat suatu dunia semu, yang
sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis. Melalui perangkat
headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara yang realistis. Melalui headset,
glove dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan
sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang
berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar