1.
Pendahuluan
Pada jaringan LAN (Local Area
Network) terdapat beberapa komputer yang saling terhubung ke network. Setiap
komputer mempunyai daya komputasi sendiri dan juga dapat mengakses resource
yang ada di LAN seperti, data ataupun perangkat. Dan pada saat jaringan lambat
kita harus tahu apa penyebab lambatnya jaringan. Dan itulah salah satu gunanya
monitoring jaringan.
Monitoring jaringan merupakan salah
satu bagian dalam manajemen jaringan dimana monitoring berfungsi untuk
mengevaluasi peforma dan untuk melihat efisiensi dan stabilitas operasional.
Analisa dan monitoring trafik diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan
jaringan dengan penggunaan analisa statistik untuk memperoleh karakteristik
trafik. Statistik ini menggambarkan tentang kualitas layanan dan trafik
jaringan. Karena adanya keragaman kebutuhan bandwidth oleh arus trafik yang
dihasilkan dari aplikasi berbeda.
Kos kuning tersebut trafik data yang
terjadi cukup padat dimana terdapat 14 user dan juga di kos tersebutlah penulis
tinggal. Penulis ingin melihat bagaimana kinerja dari jaringan yang ada. Dan
situs yang akan dicoba adalah www.kaskus.us,
karena situs tersebut yang rutin penulis kunjungi setiap harinya dan merupakan
situs kebanggaan indonesia. Percobaan dilakukan pada jam 17.00 dimana lalu
lintas data cukup padat.
Pada percobaan ini monitoring trafik
jaringan menggunakan PING (Packet Internet Gopher) yang digunakan untuk menguji
kemampuan sebuah host berkomunikasi atau mengirim data ke luar. Perintah dari
ping ini akan nenunjukkan jumlah data yang hilang sewaktu berkomunikasi dan
time to live (TTL). Dan juga kita melihat Round Trip Time (RTT),
yaitu waktu yang diperlukan oleh suatu sinyal atau paket data untuk berjalan
dari sumber ke tujuan dan kembali lagi ke sumber. Waktu yang sedikit berarti
trafik bagus.
Dengan menggunakan data yang didapat
dari ping kemudian dicari nilai PDF (Probability Density Function) yang
menyatakan nilai kemungkinan dari setiap kejadian dan nilai CDF (Cumulative
Density Function) yang menjumlahkan nilai kemungkinan sampai suatu kejadian
tertentu, setelah itu dari hasilnya maka akan didapat informasi mengenai
kinerja dari jaringan dan tentang prediksi yang berhubungan dengan kinerja
jaringan tersebut.
Pada paper ini saya akan menjeaskan
tentang Ping dan pengambilan data dengan PDF dan CDF pada bab 2. Selanjutnya di
bab 3 saya akan melihatkan hasil dan kemudian analisanya dan dilanjutkan dengan
kesimpulan pada bab 4.
2.
Metode
Sebelum kita melihat bagaimana
metode monitoring trafik jaringan pada LAN kos kuning maka kita harus tahu dulu
sebelumnya bagaimana topologi jaringannya.
Pada gambar diatas terlihat
bagaimana topologi dari jaringan kos kuning dimana kita menggunakan kabel UTP
dengan transmisi data digital hingga 100 megabit per detik, Frequensi up to
100Mhz dan dengan konektor RJ 45. Terdapat 14 user aktif pada jaringan kos
kuning.
2.1
Ping
Ping merupakan utilitas untuk
memeriksa konektivitas antar jaringan melalui sebuah protokol TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dengan cara mengirim sebuah
paket ICMP (Internet Control Message Protocol) kepada alamat ip yang hendak di
uji konektivitasnya. Ping yang bagus akan menampilkan pesan reply pada layar
monitor dan jika Request Time Out berarti tidak ada konektivitas yang terjadi.
Kualitas jaringan dinilai berdasarkan waktu pergi dan pulangnya paket dan
jumlah paket yang hilang. Jika keduanya memiliki nilai yang semakin kecil maka trafik
akan dinilai bagus.
Contoh penggunaan ping :
· ping localhost atau 127.0.0.1 (untuk menguji
konfigurasi network host)
· ping 202.150.226.1 (menguji hubungan dari localhost
ke host luar)
· ping www.yahoo.com (menguji hubungan localhost ke
host yahoo)
· ping 202.150.226.1 -a (mendapatkan domain name host
luar berdasarkan IP Address)
· ping 202.150.226.1 -t (ping terus menerus,
menghentikanya dengan Ctrl-C)
· ping 202.150.226.1 -n 10 (ping host sebanyak 10 kali
– n=number)
· ping 202.150.226.1 -l 1000 (ping host dengan data
sebanyak 1000 bytes)
Pada paper ini langkah pertama dalam
monitoring jaringan menggunakan ping adalah dengan melihat respon time ke situs
tertentu terhadap ukuran paket loopback yang berbeda-beda. Dengan melakukan
perintah ping ke situs target dengan jumlah 10 iterasi dan ukuran paket icmp
mulai dari minimal misalnya 8 byte sampai dengan ukuran maksimal hingga nilai
respon time tak terdefinisi atau terjadi “RTO (request time out)”. Contohnya :
"Ping www.kaskus.us –n 10 –l 32 –i
225”, yaitu perintah ping ke website kaskus dengan ukuran file icmp 32 byte
iterasi 10 kali dan TTL 225. Dan ping akan dilakukan terus menerus hingga
terjadi RTO, setelah itu barulah berhenti dan kemudian datanya dijadikan ke
grafik agar lebih mudah dibandingkan dan dari grafik tersebut akan terlihat
bagaimana respon time ke situs tersebut dengan ukuran paket loopback yang
berbeda-beda.
Langkah kedua adalah melihat
pengaruh besarnya paket terhadap RTT dalam rentang waktu tertentu. Dengan
mekukan perintah ping ke situs yang sama dengan yang sebelumnya tetapi dengan
iterasi sebanyak 1000 kali dan ukuran file yang berbeda, kita ambil contoh,
yaitu 128B, 512B, dan 1000B. Kemudian dari data yang didapat dijadikan kedalam
bentuk grafik yang kemudian dilihat dan dibandingkan nilai RTTnya.
2.2
PDF dan CDF
Langkah selanjutnya adalah dengan
melakukan analisa statistik. Data yang telah didapat tadi akan diolah dan
dicari nilai PDF dan CDFnya. Nilai PDF dan CDF tersebut akan membantu kita
dalam menarik kesimpulan yang menunjukkan keadaan sesungguhnya. Analisa
statistik ini akan membuat kita dapat lebih mudah melihat gambaran
karakteristik dari kinerja jaringan.
2.2.1 PDF (Probability Density
Function)
Fungsi kepadatan probabilitas atau probability density
function menyatakan nilai probabilitas dari setiap keajadian X dan dituliskan
dengan p(X). Contoh pada kasus kita ini adalah dimana X merupakan tiap-tiap
ukuran paket data dari data pada langkah sebelumnya, dengan RTT range 25 ms.
Caranya, nilai RTT terkecil kemudian tambahkan 25 ms itu jadi range pertama,
dan lanjutkan sampai data RTT terbesar masuk dalam range terakhir. Nilai PDF
akan menampilkan kemungkinan jumlah data dalam range. Nilai semua kemungkinan
adalah 1. Jadi, jika nilai kemungkinan atau probabilitas suatu range semakin
tinggi maka jumlah data pada range tersebut semakin besar
2.2.2 CDF (Cumulative Density
Function)
Fungsi kepadatan kumulatif atau Cumulative Density Function
adalah fungsi yang menjumlahkan nilai kemungkinan sampai suatu kejadian
tertentu (1). Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya jumlah nilai kemungkinan
adalah 1.
3.
Hasil dan analisa
3.1
Respon time ke situs kaskus dengan ukuran paket loopback yang berbeda-beda dengan
jumlah 10 iterasi dari masing – masing paket data.
Idealnya semakin besar paket data
maka semakin besar RTTnya, tetapi dari Gambar 3.1. diatas kita tidak
dapat mengatakan semakin tinggi paket data maka semakin besar rata – rata
RTTnya karena dari grafik nilainya turun naik. Hal ini terjadi karena pada saat
pengetesan data kemungkinan trafik data pada jaringan lagi tinggi sehingga
walaupun paket datanya kecil tetapi trafik pada jaringan itu sendiri tinggi
maka nilai RTTnya akan besar dan bisa saja pada saat pengetesan paket data yang
berukuran besar trafik pada jaringan rendah oleh karena itu nilai RTTnya juga
akan rendah.
3.2
Melihat pengaruh besarnya paket terhadap RTT dalam rentang waktu tertentu
Pada grafik diatas sumbu X merupakan
urutan paket data, jadi karena jumlah iterasinya 1000 maka urutan paket datanya
adalah dari 1 sampai dengan 1000. Urutan paket data ini kita asumsikan sebagai
domain waktu. Dan sumbu Y merupakan RTT.
Pada Gambar 3.2 terlihat
bahwa trafik semakin tinggi ketika berada pada urutan ke 599 sampai dengan
1000. Dan terjadi lonjakan tertinggi pada saat itu dengan RTT mencapai 1200 ms.
Lain halnya dengan Gambar 3.3. dan 3.4 tidak ada lonjakan yang
begitu signifikan.
Jika perbandingannya merupakan RTT
dan waktu maka tidak ada kondisi ideal. Karena bisa jadi seperti yang
sebelumnya telah dijelaskan bahwa trafik pada jaringan bisa tiba – tiba tinggi
ataupun rendah tergantung dari user.
3.3 Analisa Statistik
3.3.1
Grafik Kemunculan
·
128 byte
·
512 byte
·
1000 byte
Pada
grafik kemunculan Gambar 3.5. terlihat pada range pertama yaitu 57 – 81
mucul sebanyak sekitar 600 kali dan semakin tinggi RTTnya semakin jarang mucul.
Dengan melihat hal tersebut dapat bisa dibilang trafik jaringan berada dalam
keadaan bagus dengan lebih dari 50% RTTnya berkisaran 57 ms – 81 ms. Dan
kejadian yang hampir sama pada Gambar 3.6. dan 3.7.
3.3.2
Grafik PDF
·
128 byte
·
512 byte
·
1000 byte
Seperti teori yang telah dijelaskan sebelumnya pada bab 2
mengenai PDF bahwa, nilai PDF akan menampilkan kemungkinan jumlah data dalam
range. Nilai semua kemungkinan adalah 1. Jadi, jika nilai kemungkinan atau
probabilitas suatu range semakin tinggi atau mendekati 1 maka jumlah data pada
range tersebut semakin besar. Pada Gambar 3.8. , 3.9. dan 3.10. terlihat
bahwa jumlah data yang terbanyak adalah yang berada pada range terkecil
disetiap masing – masing grafik.
3.3.3
Grafik CDF
·
128 byte
·
512 byte
·
1000 byte
CDF menjumlahkan nilai kemungkinan sampai suatu kejadian
tertentu, dalam hal ini adalah 1. Jadi kebalikan dari pdf jika pada pdf bahwa
yang mendekati 1 memiliki jumlah data yang terbanyak maka pada cdf terbalik.
Seperti yang sebelumnya, pada Gambar 3.11. , 3.12. dan 3.13. bahwa
jumlah data yang terbanyak adalah range yang terkecil pada masing – masing
grafik. Dan dan pada ketiga grafik tersebut nilai range yang terkecil berkisar
pada 0.5 dan 0.6.
4.
Kesimpulan
·
Trafik dan kinerja dari jaringan
kos kuning dan server dari website kaskus berada dalam keadaan bagus, dimana
selain RTT yang kecil juga karena packet loss hanya sedikit bahkan sangat
sedikit karena dari 1000 kurang dari 10 paket yang hilang.
·
Analisa RTT sangat tergantung
keadaan jaringan - termasuk salah satunya adalah besarnya bandwidth dan waktu
memproses paket. bila kita uji waktu respon ping pada jaringan yang luang
(kosong) dan memiliki bandwidth cukup besar - maka perubahan respon RTT yang
didapat memang tidak/kurang signifikan.
sumber : http://luzosan.blogspot.co.id/2012/08/monitoring-trafik-jaringan-pada-lan.html














Tidak ada komentar:
Posting Komentar